Webinar Kiprah Perempuan Akademisi di Universitas Mulawarman

Kategori: Event

 

Pusat Studi Hukum Perempuan dan Anak (PuSHPA) Fakultas Hukum Universitas Mulawarman merilis survey terkait kiprah perempuan akademisi di Universitas Mulawarman yang didesiminasikan melalui webinar pada 14 Februari 2022, yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Lamin Ilmu Fakultas Hukum Universitas Mulawarman. https://youtu.be/ZpRR2nwc4uc

PuSHPA menilai perempuan di lingkungan Perguruan Tinggi memiliki peran yang strategis dan kedudukan yang setara dengan laki-laki, bahkan system demokrasi tanpa peran perempuan bukanlah demokrasi sejati. Unmul saat ini tercatat didominasi oleh mahasiswa perempuan yang jumlahnya nyaris dua kali lipat dari jumlah mahasiswa laki-laki, tenaga pengajar yang jumlahnya hampir setara dengan jumlah laki-laki, namun kepemimpinan di Unmul masih dominan dijabat oleh laki-laki.

Survey yang diikuti oleh pimpinan, dosen, tenaga pendidik, dan mahasiswa di seluruh fakultas yang ada di Unmul ini menunjukkan para responden sepakat bahwa perempuan memegang peranan penting dalam peran tridharma perguruan tinggi maupun kepemimpinan di Unmul, walaupun masih ada yang meragukan kepemimpinan perempuan karena dianggap kurang tegas dan selama ini terbiasa dipimpin oleh laki-laki serta disebabkan oleh minimnya akademisi perempuan di Unmul yang mencalonkan diri sebagai pimpinan. Survey ini juga menyasar isu korupsi, kekerasan seksual, dan pembatasan akademik di Unmul. Hanya 14 responden yang menilai bahwa penanganan korupsi sudah ditangani dengan serius, sisanya menganggap penanganan terhadap korupsi di Unmul belum maksimal dan serius. Terkait kekerasan seksual, 36,4% jawaban responden menganggap penyelesaian terhadap penanganan kekerasan seksual yang terjadi di Unmul belum ada upaya serius, dan 32,6% responden merasakan ada pembatasan akademik terhadap akademisi Unmul yang dilakukan oleh pemerintah maupun jajaran pimpinan di Unmul.

Webinar yang menghadirkan lima narasumber perempuan, Prof. Makrina Tindangen, Prof. Esti Handayani Hardi, Dr. Hj. Meiliana, Dr. Sri Murlianti, dan Dr. Haris Retno merespon hasil survey PuSHPA menyuarakan bahwa aspek akademis sangat penting dalam mempertimbangan perempuan sebagai pemimpin, mendorong sosok perempuan menjadi pemimpin di Unmul dengan terus meningkatkan kualitas diri, mengakui bahwa perempuan memiliki tingkat ketelatenan yang terbukti memberikan banyak kemajuan terhadap tugas dan wewenang yang diberikan kepadanya, dan citra perempuan intelek yang tidak patut jika dipandang hanya melalui gambaran fisik maupun penampilan belaka, serta menjadi PR bagi semua perempuan untuk mendobrak berbagai stigma patriarki yang selama ini kerap melekat pada perempuan.

Survey yang masih terus berlanjut ini memberikan beberapa rekomendasi diantaranya perlunya kebijakan affirmatif action di semua bidang, menyesuaikan beban mengajar secara proporsional agar bisa melakukan peningkatan kualitas diri, memberikan ruang bersuara dan setara teradap perempuan tanpa stereotype tertentu, serta diperlukana danya kebjakan tertulis untuk mengimplementasikan berbagai rekomendasi tersebut.

Foto 1: Paparan Hasil Survey “Kiprah Akademisi Universitas Mulawarman” oleh Dr,. Haris Retno Susmiyati, S.H., M.H.

Foto 2: Pembawa Acara, Moderator dan Narasumber Webinar Kiprah Perempuan Akademisi di Universitas Mulawarman

Foto 3: Narasumber Webinar Kiprah Perempuan Akademisi di Universitas Mulawarman

Export PDF